TASIKMALAYA | Media Kabar Sembilan — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) boleh berakhir, tetapi karya, pengalaman, dan silaturahmi yang telah dibangun tidak ikut selesai. Sebanyak 16 mahasiswa dan mahasiswi Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Kelompok 6 Desa Pusparaja turut menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-3 Media Kabar Sembilan.
Kelompok tersebut telah menyelesaikan pengabdiannya di Desa Pusparaja, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu. Meski telah kembali dari lokasi KKN, hubungan yang terbangun bersama Institut Alam Rimba tetap terjaga.
Ucapan kepada Media Kabar Sembilan menjadi bagian dari penghargaan atas kebersamaan, pendampingan, serta pertukaran pengalaman selama kegiatan KKN. Interaksi yang berlangsung tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan kenyataan di lapangan.
Pemimpin Redaksi Media Kabar Sembilan, Randika, yang juga menjabat Koordinator Kurikulum dan Pengajaran Sekolah Alam Institut Alam Rimba, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Kelompok KKN 6.
Menurutnya, para mahasiswa tidak sekadar hadir untuk memenuhi kewajiban akademik. Mereka menunjukkan semangat belajar, kekompakan, dan kepedulian dengan meninggalkan sejumlah karya, gagasan, dokumentasi, serta kontribusi yang dapat terus dikembangkan oleh Institut Alam Rimba.
“Selama mereka melaksanakan KKN, kami sering berdiskusi dan saling bertukar pengalaman. Mereka membawa pengetahuan dari lingkungan kampus, sedangkan kami berbagi pengalaman dari kegiatan pendidikan, sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat di lapangan,” ujar Randika.
KKN Tidak Boleh Sekadar Datang dan Pulang
Randika menegaskan, KKN tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial atau sekadar menggugurkan kewajiban akademik. Kehadiran mahasiswa harus meninggalkan manfaat yang tetap dirasakan setelah masa pengabdian berakhir.
“KKN bukan sekadar datang, melaksanakan kegiatan, berfoto, kemudian pulang. Ukuran keberhasilannya terletak pada pengetahuan, manfaat, dan karya yang tetap hidup setelah program pengabdian selesai,” tegasnya.
Selama berkegiatan di Institut Alam Rimba, para mahasiswa menjalankan tugas sesuai bidang dan kemampuan masing-masing. Mereka mengambil peran dalam administrasi, hubungan masyarakat, kemitraan, dokumentasi, publikasi, konsumsi, logistik, pelaksanaan acara, keselamatan kerja, hingga pengembangan teknologi informasi.
Perbedaan program studi dan kemampuan tersebut justru menjadi kekuatan. Setiap anggota saling melengkapi untuk menyelesaikan program yang telah dirancang bersama.
“Tidak ada karya yang lahir dari satu orang. Setiap hasil merupakan buah dari kolaborasi, kedisiplinan, dan kemauan untuk belajar serta bekerja bersama,” kata Randika.
Enam Belas Mahasiswa dari Berbagai Program Studi
Kelompok KKN 6 LP3I Desa Pusparaja beranggotakan 16 mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Manajemen Informatika, Manajemen Pemasaran, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis.
Mereka adalah:
- Muhamad Ikhsan Hidayat, NIM 202402054, Program Studi Manajemen Informatika. Bertugas sebagai Sekretaris KKN serta berperan sebagai programmer dalam pengembangan website.
- Mohammad Thoriq Alkautsar, NIM 202402025, Program Studi Manajemen Informatika. Bertugas pada bidang Humas dan Kemitraan serta berperan sebagai programmer dan system analyst.
- Zaki Saifulloh, NIM 202402039, Program Studi Manajemen Informatika. Bertugas pada Divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta berperan sebagai UI/UX designer dan front-end developer.
- Ilhaam Rustada Riksanata, NIM 202405020, Program Studi Manajemen Pemasaran. Bertugas pada Divisi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD).
- Adia Rosidatul Hidaya, NIM 202406037, Program Studi Manajemen Informatika. Bertugas pada Divisi Logistik, Sarana, dan Prasarana.
- Fajril Fathan Maulana, NIM 202405024, Program Studi Akuntansi. Dipercaya sebagai Bendahara KKN dan menjadi bagian dari pengurus inti.
- Hera Yuda, NIM 202401080, Program Studi Manajemen Pemasaran. Bertugas pada Divisi Konsumsi dan Akomodasi.
- Muhammad Akmal Fauzi, NIM 202302007, Program Studi Administrasi Bisnis. Bertugas pada Divisi Dokumentasi dan Publikasi.
- Meila Sari Salsabila, NIM 202406034, Program Studi Manajemen Informatika. Bertugas pada Divisi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD).
- Isti Noviandini, NIM 202406016, Program Studi Akuntansi. Bertugas pada bidang Humas dan Kemitraan.
- Gina Puspita, NIM 202406030, Program Studi Manajemen Pemasaran. Bertugas pada Divisi Hubungan Masyarakat.
- Soppy Chairina Azra, NIM 202405015, Program Studi Administrasi Bisnis. Bertugas pada Divisi Kesekretariatan.
- Pia Anindya Safitri, NIM 202401100, Program Studi Manajemen Informatika. Bertugas pada Divisi Logistik, Sarana, dan Prasarana.
- Sintia Alifiah Hendrayani, NIM 202401029, Program Studi Akuntansi. Bertugas pada Divisi Acara dan Lapangan.
- Lilis Suryani, NIM 202401073, Program Studi Manajemen Pemasaran. Bertugas pada Divisi Konsumsi dan Akomodasi.
- Tessa Devinta, NIM 202405033, Program Studi Administrasi Bisnis. Bertugas pada Divisi Hubungan Masyarakat.
Pembagian tugas tersebut menunjukkan bahwa setiap anggota memiliki tanggung jawab dalam mendukung keberhasilan kelompok. Pengetahuan dari berbagai program studi dipadukan menjadi kerja bersama yang diarahkan untuk memberikan manfaat kepada Institut Alam Rimba dan masyarakat Desa Pusparaja.
Ilmu Kampus Harus Bertemu Realitas Lapangan
Randika menilai, pertukaran pengalaman selama KKN menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang menguasai teori, tetapi harus melahirkan generasi yang mampu membaca persoalan dan kebutuhan masyarakat.
“Kampus dan masyarakat tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Ilmu yang diperoleh mahasiswa harus bertemu dengan realitas lapangan agar mampu melahirkan gagasan dan solusi yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah karya yang ditinggalkan Kelompok KKN 6 menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa dapat menghasilkan manfaat yang berkelanjutan.
“Banyak karya yang mereka tinggalkan untuk Institut Alam Rimba. Bagi kami, nilai sebuah pengabdian bukan diukur dari lamanya mereka berada di sini, tetapi dari seberapa besar manfaat yang tetap terasa setelah mereka kembali ke kampus,” katanya.
Kemampuan di bidang teknologi, administrasi, pemasaran, publikasi, dan pengelolaan kegiatan harus terus dikembangkan. Kompetensi tersebut tidak boleh berhenti sebagai nilai akademik, tetapi harus digunakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Jangan hanya mengejar keberhasilan pribadi. Gunakan ilmu dan kemampuan yang dimiliki untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Di situlah pendidikan menemukan arti sebenarnya,” tegas Randika.
KKN Selesai, Silaturahmi Tetap Terjaga
Berakhirnya KKN menandai selesainya satu tahap pengabdian, bukan akhir dari hubungan yang telah dibangun. Institut Alam Rimba tetap membuka pintu bagi seluruh mahasiswa untuk kembali berdiskusi, berkarya, dan membangun kolaborasi pada masa mendatang.
“KKN boleh selesai, tetapi silaturahmi dan semangat berkarya tidak boleh berhenti. Institut Alam Rimba tetap menjadi rumah belajar bersama. Jika suatu saat mereka ingin kembali berdiskusi atau berkolaborasi, pintu kami selalu terbuka,” ungkap Randika.
Atas ucapan Hari Jadi Ke-3 Media Kabar Sembilan yang disampaikan para mahasiswa, Randika menyampaikan terima kasih atas nama pribadi dan seluruh jajaran redaksi.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan mahasiswi LP3I Kelompok 6 Desa Pusparaja atas ucapan, doa, kebersamaan, serta seluruh karya yang telah ditinggalkan. Perhatian ini menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tuturnya.
Randika berharap pengalaman selama KKN menjadi bekal bagi para mahasiswa untuk tumbuh sebagai generasi yang profesional, kreatif, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.
“Semoga seluruh pengalaman selama KKN menjadi bekal berharga. Tetaplah belajar, berkarya, serta menjaga kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keberanian untuk menghadirkan manfaat bagi banyak orang,” pesannya.
Ia turut mendoakan seluruh mahasiswa dan mahasiswi diberikan kesehatan, kelancaran dalam menyelesaikan pendidikan, kemudahan meraih cita-cita, serta keberkahan dalam setiap langkah.
Memasuki usia ketiga, Media Kabar Sembilan meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang profesional, kritis, independen, berimbang, dan bertanggung jawab.
Dengan mengusung semangat “Tegas dan Tajam”, Media Kabar Sembilan akan terus menjaga marwah pers, mengawal kebenaran, dan berdiri bersama kepentingan masyarakat.
Redaksi Media Kabar Sembilan












