Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Komitmen Transisi Energi Jangan Berhenti pada Seremoni

GARUT | Media Kabar Sembilan — Polres Garut bersama PT PLN (Persero) UP3 Garut memperkuat komitmen mendukung transisi energi bersih melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Kamis (27/8/2026).

Fasilitas pengisian daya kendaraan listrik tersebut dibangun di lingkungan Mapolres Garut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 204, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Peresmian dihadiri Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., pimpinan PT PLN (Persero) UP3 Garut, para Pejabat Utama Polres Garut, serta jajaran pegawai PLN UP3 Garut.

Kehadiran SPKLU di lingkungan institusi kepolisian menjadi langkah konkret dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik, sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pembangunan berkelanjutan.

Wujud Dukungan terhadap Transisi Energi Bersih

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) UP3 Garut atas sinergi dan kolaborasi yang telah dibangun bersama Polres Garut.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan wujud nyata dukungan kedua institusi terhadap program pemerintah dalam mempercepat transisi energi bersih dan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah menuju transisi energi bersih serta percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia,” ujar Kapolres Garut.

Ia menegaskan, keberadaan SPKLU bukan sekadar fasilitas tambahan bagi kendaraan listrik. Infrastruktur tersebut juga menjadi simbol komitmen Polri dalam mendukung efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta pembangunan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.

Namun, komitmen itu tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, pemotongan pita, dan seremoni peresmian. SPKLU harus dipastikan berfungsi secara optimal, mudah diakses, terawat, serta memberikan manfaat nyata bagi kendaraan operasional maupun masyarakat pengguna kendaraan listrik.

“Semoga kerja sama antara Polres Garut dan PLN UP3 Garut senantiasa berjalan lancar, memberikan manfaat yang luas, serta menjadi langkah awal menuju pelayanan publik yang semakin modern, profesional, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pimpinan PT PLN (Persero) UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, mengatakan bahwa kolaborasi PLN dengan institusi kepolisian menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), terutama pada kawasan dan fasilitas pelayanan publik.

Keberadaan SPKLU dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus mendorong efisiensi biaya operasional kendaraan dinas.

Atikah menjelaskan, kemudahan akses terhadap fasilitas pengisian daya, termasuk teknologi Fast Charging maupun Ultra Fast Charging, menjadi unsur penting dalam mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik.

Karena itu, fasilitas pengisian daya harus ditempatkan di lokasi strategis, mudah dijangkau, dan didukung sistem pelayanan yang jelas. Jangan sampai pembangunan SPKLU hanya mengejar jumlah titik, tetapi mengabaikan kesiapan teknis, perawatan, keandalan jaringan, dan kebutuhan pengguna.

Harus Memberikan Manfaat Nyata

Peresmian SPKLU di Mapolres Garut menandai langkah awal menuju pelayanan publik yang lebih modern, ramah lingkungan, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.

Langkah tersebut patut diapresiasi. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari berdirinya fasilitas fisik. Ukuran sesungguhnya terletak pada tingkat pemanfaatan, keandalan pelayanan, kemudahan akses, serta kontribusinya dalam menekan penggunaan bahan bakar fosil dan emisi kendaraan.

Dengan fasilitas tersebut, Polres Garut dituntut terus menunjukkan keteladanan dalam penggunaan energi bersih. Sementara PLN UP3 Garut harus memastikan SPKLU tetap berfungsi, terawat, dan tidak berubah menjadi fasilitas yang hanya ramai ketika diresmikan, tetapi sepi dalam pemanfaatan.

Transisi energi membutuhkan tindakan nyata, konsistensi, dan pengawasan. Kolaborasi Polres Garut dan PLN harus menjadi awal perubahan yang terukur, bukan sekadar kegiatan seremonial yang selesai setelah penandatanganan kerja sama. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *