GAYO LUES | Media Kabar Sembilan — Jaringan internet dan sinyal Telkomsel di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan lumpuh selama dua hari. Gangguan tersebut membuat warga kesulitan berkomunikasi dan mengakses berbagai layanan berbasis internet.
Keluhan warga mencuat melalui kolom komentar akun Facebook Humas Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Salah satunya disampaikan akun Hermansyah Pining pada 27 Agustus 2026.
“Jaringen internet nge roa LO gre murip kominfo, cube cek kam le ku Pining ne,” tulis Hermansyah dalam bahasa daerah.
Keluhan serupa disampaikan akun Dedi Algojo. Warga mendesak pemerintah daerah dan pihak operator segera turun tangan karena terputusnya jaringan telah menghambat kebutuhan komunikasi masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gayo Lues, Nopal, S.P., meneruskan pengaduan warga kepada PT Telkomsel untuk diperiksa.
Teknisi Telkomsel wilayah Gayo Lues, Said Suryadi, mengungkapkan bahwa gangguan diduga bukan disebabkan persoalan teknis biasa. Berdasarkan informasi tim teknis, sejumlah perangkat jaringan pada site KRB144 Bukit Tinggi dilaporkan hilang akibat pencurian.
“Izin, Pak. Info site KRB144 Bukit Tinggi, perangkat TN dan perangkat lainnya dicuri sehingga site di bawahnya ikut down,” jelas Said kepada Kepala Dinas Kominfo Gayo Lues.
Dampaknya tidak kecil. Sedikitnya empat site yang melayani wilayah Pining ikut lumpuh, yakni BKJ010 Rep Pining, BKJ011 Koramil Pining, BKJ158 Pining, dan COA064 Puncak Genting.
Perangkat Raib, Kabel Dipotong
Kerusakan yang ditemukan dilaporkan cukup parah. Hampir seluruh perangkat penting di lokasi diduga telah dibawa pelaku. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan jaringan tidak dapat dilakukan seperti penanganan gangguan ringan.
“Kehilangannya hampir semuanya, Pak. Jadi di sana seperti membangun tower baru,” ungkap Said.
Tidak hanya perangkat jaringan, kabel-kabel yang terpasang juga dilaporkan dipotong dan dirusak.
“Perangkat metro yang mengarah ke Pining hilang semua, Pak. Kabelnya juga dicincang,” jelasnya sambil mengirimkan foto kondisi perangkat kepada Kepala Dinas Kominfo Gayo Lues.
Laporan gangguan tersebut kini masuk dalam penanganan Telkomsel untuk cluster Binjai. Namun, karena tingkat kerusakan dan kehilangan perangkat dinilai cukup berat, waktu pemulihan jaringan belum dapat dipastikan.
Jangan Biarkan Warga Terlalu Lama Terisolasi
Peristiwa ini menunjukkan bahwa dugaan pencurian perangkat telekomunikasi bukan sekadar tindak kriminal terhadap aset perusahaan. Dampaknya langsung memutus akses komunikasi masyarakat dan membuat satu wilayah terisolasi secara digital.
Di tengah ketergantungan masyarakat terhadap jaringan internet untuk pendidikan, pelayanan publik, kegiatan ekonomi, hingga komunikasi darurat, pemulihan tidak boleh berjalan lamban tanpa kepastian.
Telkomsel perlu menyampaikan perkembangan penanganan secara terbuka, termasuk perkiraan waktu pemulihan. Pada saat yang sama, aparat penegak hukum diharapkan menyelidiki dugaan pencurian dan perusakan tersebut, mengidentifikasi pelaku, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Kominfo menyatakan terus berkoordinasi dengan Telkomsel agar jaringan di Kecamatan Pining segera kembali normal. Warga kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar kabar bahwa gangguan masih dalam penanganan. (Red).










